Breaking News

15 Juli 2019

Judi Online Semakin banyak, Polisi Tak Berdaya

Sejak beberapa bulan terakhir ini, pemerintah dan Polri sudah berhasil memblokir semua situs porno maupun situs-situs berbau terorisme. Tapi ironisnya, Polri masih tetap membiarkan situs judi beroperasi dengan bebas. Sehingga judi online marak di negeri ini.

BeritapersMenurut Neta, dari pantauan Indonesia IPW, judi online terlihat mulai marak di Indonesia.

"Sepertinya tidak ada upaya yang serius dari pemerintah maupun jajaran kepolisian untuk memberangus dan menutup perjudian online tersebut.  Apalagi menangkap bandar dan pemainnya. Padahal Polri punya unit patroli cyber yang bisa menciduk semua orang yang melakukan penyalahgunaan digital online," tandas Neta. 

Menurutnya, ketangguhan patroli cyber kepolisian sudah dibuktikan lewat berbagai penangkapan terhadap orang orang yang menyebar kabar hoax atau melakukan persekusi digital. Tapi anehnya patroli cyber kepolisian tak berdaya saat menghadapi bandar judi online.

"Saat ini Judi online yang marak mencakup judi bola, togel, jackpot, rolet, bakarat dll. Judi online ini tak ubahnya pemain berada di rumah judi dan bisa bertaruh sesukanya. Sementara uang taruhan maupun hasil kemenangan dibayarkan dengan cara ditransfer," ujarnya.

Jika Polri memang mau lanjutnya, tentu sangat mudah untuk memburu dan menangkap para bandar judi online maupun pemainnya, karena jejak digitalnya tidak bisa dihapus. Bahkan menangkap mereka jauh lebih mudah ketimbang menangkap bandar dan pemain di rumah judi zaman old. Pun sangat mudah untuk menutup dan memberangus judi online itu, jika pemerintah memang mau. 

"Tapi kenapa hal itu tidak dilakukan pemerintah dan Polri. Kenapa pemerintah dan Polri hanya memberangus situs-situs porno dan situs yang berbau terorisme. Apakah makin maraknya judi online ini ada kaitannya dengan Pemilu dan Pilpres 2019," terangnya.

Lebih lanjut Neta menduga ada pihak pihak tertentu yang memanfaatkan judi online untuk menyedot dana segar dari perjudian itu untuk kepentingan politik dan membiayai kegiatan politiknya. 

"Pertanyaan ini patut dilontarkan mengingat perputaran uang di perjudian cukup menggiurkan, sebab itu para bandar berani membayar setoran tinggi asal mereka dibiarkan beroperasi dengan aman. Untuk menghindari berbagai spekulasi ini, pemerintah dan Polri perlu menjelaskan, kenapa judi online dibiarkan marak dan tidak diberangus serta diblokir," lanjut Neta.

Lebih lanjut Neta menegaskan, kenapa pemerintah dan Polri bisa memberangus dan memblokir semua situs-situs porno dan situs terorisme, tapi kenapa tidak berdaya dalam menghadapi maraknya situs dan perjudian online, yang nyata-nyata melanggar Pasal 303 KUHP dan UU ITE. 

"Untuk itu IPW berharap Polri segera mengerahkan patroli cybernya untuk memburu para bandar judi online dan Kementerian Informasi dan Komunikasi segera menutup semua judi online di negeri ini," pungkas Neta.

Read more ...

14 Juli 2019

4 Komentar Pedas Amien Rais Soal Bertemunya Jokowi dan Prabowo di MRT

Amien Rais saat bertemu dengan Pengurus DPW PAN Jawa Tengah di kediamanya Jalan Pandean Sari, Condong Catur, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman.

Beritapers - Pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di MRT Jakarta pada Sabtu (13/7/2019) pagi menuai komentar berbagai pihak. Salah satunya Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais. Bandar Bola Dewancash

Apa saja komentar Amien ketika dimintai tanggapannya soal pertemuan tersebut? 

1. Kok nyelonong...? 

Amien mempertanyakan sikap Prabowo yang tidak meminta izin kepada dirinya terlebih dahulu sebelum bertemu Presiden Jokowi. 

"Sama sekali saya belum tahu. Makanya itu, mengapa kok tiba-tiba nyelonong?" kata Amien di kediamannya, Yogyakarta, Sabtu. 

Oleh karena itu, dia mengaku enggan berkomentar apa-apa terkait pertemuan itu. 

2. Dikirimi surat oleh Prabowo 

Amien lalu mengaku, Prabowo sempat mengirimkan surat kepada dirinya. Namun, surat tersebut dikirimkan ke kediamannya yang ada di Jakarta sehingga dia belum mengetahui apa isinya. Ia menduga surat itu berkaitan dengan pertemuan Jokowi dan Prabowo. 

"Saya diberi tahu ajudan, itu Pak Prabowo mengirimkan surat amplop tertutup sepertinya agak tebal. Suratnya ada di Gandaria, sementara ajudan saya ada di Pondok Bambu," ucap Amien. 

Amien berjanji, akan memberikan komentar mengenai pertemuan Jokowi dan Prabowo setelah membaca surat itu serta bertatap muka langsung dengan Prabowo.   

3. Saya harus hati-hati... 

Amien juga enggan berkomentar saat ditanya mengenai kemungkinan pertemuan Jokowi dan Prabowo kali ini ternyata membahas rekonsiliasi. 

"Mengenai ini, saya harus hati-hati. Karena saya termasuk sangat dekat dengan Mas Prabowo. Jadi, sebelum saya memberikan komentar apapun nanti, saya akan tanya dulu, apa betul pertemuan itu sudah membahas rekonsiliasi dan lain-lain," lanjut Amien. 

4. Lebih terhormat di luar pemerintahan 

Amien berencana akan bertemu dengan Prabowo. Saat bertemu nanti, Amien mengaku akan menyarankan Prabowo untuk tidak bergabung ke koalisi partai politik pendukung pemerintah. 

Dia akan meminta Prabowo dan partainya menjadi oposisi, mengawasi jalannya pemerintahan selama lima tahun ke depan. 

"Kalau saya, sebaiknya memang kita di luar saja. Jadi sangat indah kalau kubu Prabowo itu di luar. Ini juga terhormat untuk mengawasi lima tahun mendatang," ujar Amien. 

Sebab, apabila kubu Prabowo bergabung ke koalisi pendukung pemerintah, tidak ada lagi yang mengawasi jalanya pemerintahan. Rencananya, Amien akan menyampaikan pernyataannya pada Senin 15 Juli 2019 mendatang di Jakarta. Agen Poker Damqq

Read more ...

13 Juli 2019

Pertemuan Bersejarah Jokowi-Prabowo Setelah Pilpress, Upaya Mengubur Cebong vs Kampret

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto memberikan keterangan pers di Stasiun MRT Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/7/2019). Kedua kontestan dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019 lalu ini bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus dan selanjutnya naik MRT dan diakhiri dengan makan siang bersama.

Beritapers - Pertemuan antara Joko Widodo dengan Prabowo Subianto pada Sabtu (13/7/2019) telah menjadi pertemuan bersejarah setelah Pemilihan Presiden 2019. Pertemuan itu diharapkan mengakhiri polarisasi legendaris antara kubu cebong (pendukung Jokowi) dengan kampret (pendukung Prabowo). Agen Bola Dewancash

Kedua tokoh dengan jelas telah mengajak para pendukungnya untuk mengakhiri konflik antarpendukung ini. Inilah salah satu upaya kedua tokoh untuk mengubur dalam-dalam konflik antara cebong vs kampret.  

"Kita juga berharap agar para pendukung juga melakukan hal yang sama karena kita adalah saudara sebangsa dan se-Tanah Air. Tidak ada lagi yang namanya 01, tidak ada lagi yang namanya 02," kata Jokowi. 

Lebih tegas lagi, Jokowi menekankan, "Tidak ada lagi yang namanya cebong, tidak ada lagi yang namanya kampret, yang ada adalah Garuda, Garuda Pancasila." Suara tepuk tangan pun bergemuruh menyelimuti sekitar lokasi, mengiyakan seruan Jokowi. 

Menurut Jokowi, fokus ke depan adah merajut persatuan. "Marilah kita rajut, kita gerakkan kembali persatuan kita sebagai sebuah bangsa, karena kompetisi global, kompetisi antarnegara semakin ketat sehingga kita memerlukan sebuah kebersamaan dalam memajukan negara ini dalam membangun negara yang kita cintai ini," katanya.  

Jokowi menutup pertemuan itu dengan pernyataan yang kuat. "Ya, saya kira kalau sudah melihat para pemimpinnya sudah bergandengan, mestinya pendukungnya juga sudah selesai dan bergandengan semuanya," katanya.




Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto memberikan keterangan pers di Stasiun MRT Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/7/2019). Kedua kontestan dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019 lalu ini bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus dan selanjutnya naik MRT dan diakhiri dengan makan siang bersama.

Tak kalau dengan Jokowi, Prabowo juga memiliki pesan kuat untuk menyatukan dua kubu yang selama ini terbelah.  "Jadi Saudara-saudara, saya sangat setuju. Sudahlah, tidak ada cebong-cebong, tidak ada kampret-kampret, semuanya Merah Putih," kata Prabowo. Setelah menyerukan persatuan, kemudian keduanya berpelukan....

Pertemuan dua sahabat 

Jokowi mengambarkan pertemuan itu sebagai pertemuan dua sahabat. "Pertemuan saya dengan Bapak Prabowo Subianto pada pagi hari ini adalah pertemuan seorang sahabat, pertemuan seorang kawan, pertemuan seorang saudara, yang sebetulnya ini sudah kita rencanakan lama," katanya. 

Jokowi memahami mengapa pertamuan itu begitu lama terealisasi. Keduanya memang disibukkan oleh berbagai urusan. 

"Pak Prabowo juga sibuk, sering mondar-mandir ke luar negeri. Saya pun juga begitu perga-pergi dari Jakarta ke daerah, dan juga ada yang ke luar (negeri) sehingga petemuan yang kita rencakanakn itu belum bisa terlaksana. Alhamdulillah pada pagi hari ini kita bisa bertemu dan mencoba MRT karena saya tahu Pak Prabowo belum pernah mencoba MRT," katanya. 

Jokowi menyadari, kompetisi keduanya memang sangat keras. "Setelah kontestasi, kompetisi di Pilpres, kita tahu di pilres adalah kompetisi, saya harus ngomong apa adanya, kompetisi yang sangat keras, baik antara kami maupun di antara pendukung," katanya.  

Prabowo sadar nilai penting pertemuan ini 

Prabowo sendiri menyadari betapa pertemuan kali ini punya nilai penting bagi Indonesia. Walaupun terkesan informal karena dilakukan di ruang publik, yaitu di stasiun MRT. 

"Hari ini sebagaimana saudara-saudara saksikan, saya dan Pak Joko Widodo bertemu di atas MRT. Ini juga gagasan beliau. Beliau tahu bahwa saya belum pernah naik MRT. Jadi saya terima kasih Pak, saya naik MRT, luar biasa. Ya, kita bangga bahwa Indonesia akhirnya punya MRT yang bisa membantu kepentingan rakyat," kata Prabowo.  
"Walaupun pertemuan ini seolah-olah tidak formal, tapi saya kira memiliki suatu dimensi dan arti yang sangat penting," lanjut Prabowo.  

Prabowo juga menyadari berbagai perdebatan keras terkait belum ada ucapan selamat dari Prabowo ke kubu Jokowi. "Ada yang bertanya mengapa Pak Prabowo belum mengucapkan selamat atas ditetapkannya Pak Jokowi sebagai Presiden RI untuk 2019-2024, saya katakan saya ini bagaimanapun ada ewuh pekewuh, ada tata krama," katanya. 


"Jadi kalau ucapan selamat maunya langsung tatap muka. Jadi saya ucapkan selamat, Pak (sambil menjabat tangan Jokowi)," kata Prabowo. Agen Domino DamQQ

Read more ...

14 Juni 2018

Video Pencurian di Rumah Wagub Sandiago Uno Terekam Kamera

Video Pencurian di Rumah Wagub Sandiago Uno Terekam Kamera,Berita panas,Berita Viral,berita kriminal,berita olahraga,berita terbaru,berita terkini,berita terupdate
Video Pencurian di Rumah Wagub Sandiago Uno Terekam Kamera














BERITApersVideo yang merekam detik-detik pencurian yang terjadi di rumah Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, beredar luas di media sosial. Cek Disini – > Prediksi Bola Jitu

Walaupun di sekitar banyak orang, Maling tetap nekat untuk mencuri ponsel tamu yang sedang menunaikan ibadah salat tarawih.

Dalam video yang beredar luas di media sosial, kelihatan tamu sedang mengadakan acara buka puasa bersama dan menunaikan salat berjamaah di sebuah ruangan.

Ketika jamaah sedang khusyuk beribadah tiba-tiba datang seorang pemuda dari arah belakang.

Pria yang mengenakan baju biru itu menyusup lewat tepi dan merangsek ke depan barisan salat. 

Ketika jamaah tengah sujud, pria ini berhasil mengondol ponsel milik salah satu jamaah. Cek Disini – > Prediksi Togel Jitu

Sebelumnya dikabarkan bahwa aksi pencurian terjadi di rumah dinas Wakil Gubernur DKI Jakarta di kawasan Kuningan Timur, Jakarta Selatan pada Selasa (12/6/2018).

Acara buka puasa bersama dirumah Wagub Sandiaga Uno dihadiri 150 orang yang datang dari alumni perguruan tinggi negeri.

Pencurian terjadi tepatnya ketika tamu mengelar salat tarawih berjamaah mulai pada pukul 19.00 WIB.

Sedangkan pencurian terjadi sekitar pukul 19.40 WIB.

Setelah selesai salat korban baru menyadari bahwa HP miliknya telah hilang.

Insiden ini telah dilaporkan security Pamdal Rumah Dinas Wagub DKI Jakarta ke Polsek Setiabudi. Cek Disini – > Jadwal Bola Lengkap

Read more ...

24 Mei 2018

Pasangan di Dubai Ini Bercerai, Ketika Baru Saja Menikah 15 Menit yang Lalu


DUBAI,BERITApers - Sebuah pernikahan di Dubai, Uni Emirat Arab, hanya bertahan selama 15 menit karena sang suami langsung menceraikan istrinya akibat kesalahpahaman dengan ayah mertua. 

Melansir dari Gulf News, seorang pria yang baru saja menandatangani surat pernikahan langsung menceraikan istrinya 15 menit kemudian lantaran merasa direndahkan oleh ayah mertuanya. 

Pria tersebut diyakini memiliki perjanjian dengan ayah pengantin perempuan untuk membayarkan mahar sebesar 100.000 dirham (sekitar Rp 386 juta) untuk pernikahan mereka. 

Berdasarkan perjanjian tersebut pembayaran akan dibagi menjadi dua, yakni 50.000 dirham diserahkan saat tanda tangan surat pernikahan dan sisanya saat meninggalkan gedung pengadilan agama. 

Proses pernikahan dan penandatanganan surat nikah berjalan lancar. Sang suami pun telah menyerahkan 50.000 dirham kepada sang ayah mempelai perempuan. 

Kedua mempelai pun dinyatakan telah resmi menikah dan menjadi pasangan suami istri sah. 

Setelahnya bersama keluarga dan rekan-rekan yang hadir dalam pernikahan, mereka lalu meninggalkan gedung pengadilan agama. 

Dalam perjalanan menuju pintu keluar, ayah mempelai perempuan menagih sisa uang perjanjian seperti dalam kesepakatan awal. Namun pria tersebut meninggalkan uangnya di dalam mobilnya yang terparkir. 

Pria itu berjanji akan segera menyerahkan sisa 50.000 dirham itu saat sampai di tempat parkir mobil, namun sang ayah mertua menolak dan meminta pria tersebut untuk menyuruh rekannya mengambil uangnya dari dalam mobil. 

Karena merasa tersinggung dengan sikap ayah mertuanya yang seolah tidak percaya kepadanya, pria itu lantas dengan emosi mengatakan bahwa dirinya tidak ingin menikahi putrinya. 

"Pengantin pria merasa sangat tersinggung dan direndahkan oleh ayah mertuanya," kata pengacara mempelai pria yang tak bersedia disebutkan namanya. 

"Dia mengatakan kepada ayah pengantin perempuan tidak ingin menjadikan putrinya sebagai istrinya dan menceraikannya hanya dalam waktu kurang dari 15 menit setelah penandatanganan surat pernikahan," tambah pengacara itu.



Read more ...
Designed By