Breaking News

26 September 2019

Bandar Besar Judi Togel Ditangkap di Bekasi

Ilustrasi judi togel
Beritapers.comSeorang bandar judi togel Hongkong berinisial RY alias E (55) dibekuk polisi di depan rumahnya sendiri di Kampung Pondok Benda RT 03/04, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Senin (5/8/2019) malam. 

Sebelumnya, warga yang mengaku resah akibat keberadaan E yang kerap menawarkan kupon togel Damqq melaporkannya ke polisi. 

"Informasi dari masyarakat bahwa di sana ada seseorang yang melakukan perjudian dengan  cara menjual kupon judi togel," ujar Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari saat dikonfirmasi, Rabu (7/8/2019).

Erna menyebut, usai memperoleh laporan dari warga, polisi melakukan observasi di sekitar kediaman E. Saat ditelusuri, polisi menangkap basah E yang tengah merekap nomor togel ke dalam buku catatan di teras rumahnya. 

"Kejadian penangkapan Senin (5/8/2019) jam 21.00, di teras rumah pelaku," kata Erna. 

E pun langsung digelandang ke Polsek Jatiasih, lengkap bersama beberapa barang bukti, yakni buku tulis dan pulpen untuk merekap nomor togel dan 6 lembar potongan kertas kecil bertuliskan nomor pasangan togel, serta uang tunai Rp 309.000. 

"Tersangka E dijerat dengan pasal 303 ayat (1) KUHP tentang perjudian. Ancaman maksimalnya 5 tahun kurungan," kata Erna.





Read more ...

24 September 2019

Raja Poker Asal Medan Bawa Uang 28 Miliar dari AS Buka Pengobatan Gratis

Johan Juanda, Raja Judi Poker Dunia 

Beritapers.com - Apakah judi bisa dijadikan suatu profesi yang menjanjikan? Kebanyakan orang mungkin akan menjawab tidak bisa, namun hal tersebut tak berlaku bagi John Juanda. Bagi pria asal Medan, Sumut, yang pernah menjadi ikon poker dunia tersebut, judi bisa jadi profesi bila dilakukan dengan profesional.

Nama John Juanda pada tahun 2014 lalu pernah menjadi pembicaraan hangat lantaran prestasinya menjuarai World Series of Poker (WSOP). Menurut Pokernews.com, John Juanda tak hanya sekali menjuarai WSOP tapi sudah lima kali, yaitu pada tahun 2002, 2003, 2008, 2011, dan terakhir 2014. Dari prestasinya menjuarai lima kali WSOP, John mendapatkan hadiah total USD 2.330.926 atau sekitar Rp 28 milliar.

Kuliah S2 di Seattle University

John Juanda pada tahun 1996 menamatkan pendidikan S2 di Seattle University, Amerika Serikat. Semasa kuliah S2 itulah John mengisi waktu luang kuliahnya untuk berjudi poker di kasino yang berlokasi tidak jauh dari kampus Seattle University.

Pada tahun 1999, John Juanda mengikuti kejuaraan WSOP pertamanya, saat itu dia berhasil menduduki peringkat kesembilan dan mendapatkan hadiah uang sebesar USD 1.500. Berawal dari sanalah, pria kelahiran 8 Juli 1971 ini memutuskan untuk menjadi penjudi profesional.

Nama John Juanda di dunia Poker sangat disegani, bahkan dalam World Series of Poker (WSOP) yang berlangsung di Inggirs tahun 2008 silam, dalam semalam John bisa mendapatkan uang senilai Rp 19 miliar, sebuah pencapaian yang bikin iri para penjudi-penjudi profesional lainnya.

Jauhi alkohol

Kartu remi dan permainan poker sudah membekas di ingatan John Juanda sejak kecil. Sebab, sulung dari empat bersaudara ini sering melihat ayahnya bermain berjudi. Seperti dikutip Goldsea.com, hal yang paling diingatnya adalah kebiasaan ayahnya yang selalu menenggak minuman beralkohol ketika sedang berjudi. Akibatnya, sang ayah kerap menelan kekalahan. Kenangan buruk tersebut membuat Juanda tidak pernah meminum alkohol saat bertanding poker. Uniknya, meskipun tidak minum, pria yang memiliki sebutan ‘JJ’ ini tetap memesan minuman. Minuman tersebut kemudian diberikan kepada lawannya.

Mengenal Poker saat Kuliah

Juanda mulai mengenal permainan poker saat dia menempuh perjalanan ke Amerika untuk melanjutkan pendidikan S1 pada 1990. Di atas pesawat, teman sebangkunya mengenalkan permainan yang menggunakan kartu remi tersebut. Setelah menamatkan pendidikan S1 di Oklahoma State, dia kemudian melanjutkan S2 di Seattle University. Setelah mendapatkan gelar MBA pada 1996, Juanda memilih poker sebagai mata pencariannya.

Turnamen profesional Domino

John Juanda tercatat mulai mengikuti turnamen poker profesional sejak 1999. Pada saat itu, dia mencatatkan namanya di urutan ke sembilan turnamen World Series of Poker (WSOP) di Amerika. Di turnamen yang telah dimenangkannya sebanyak lima kali tersebut, Juanda berhak atas juara sebesar USD 15.000

Empat bulan kemudian, di turnamen yang sama, dia finish di urutan ke tujuh dan berhak atas hadiah USD 399.600. Selama musim panas tahun 2000, Juanda menjadikan dirinya sebagai rising star dalam turnamen poker profesional saat dia berhasil finish sebanyak enam kali. Pada turnamen US Poker Championship di Kota Atlantic, dia berhasil finish di urutan kedua dan berhak atas uang tunai sebesar USD 159 ribu. John Juanda mengakui jika semua kemenangannya di turnamen poker seluruh dunia tidak lepas dari campur tangan Tuhan. 

Karena itu pula, sebagai bentuk terima kasih, dia berencana menyediakan perawatan medis gratis bagi masyarakat saat dirinya pensiun bermain poker nanti. Rencananya, uang yang didapatkan bisa membantu sesama umat manusia yang membutuhkan bantuannya terutama soal pengobatan gratis.
Read more ...

13 September 2019

Penyanyi dangdut Zaskia Gotik ditemui di peluncuran single terbarunya berjudul Ayo Turu saat ditemui di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019)
Beritapers.com - Sukses berkarier, penyanyi dangdut Zaskia Gotik rupanya masih memiliki keinginan yang belum terwujud, yakni memiliki Suami. 

"Yang mau dicapai, ya itu. Pengin nabung sama pengin punya suami," ujar Zaskia saat ditemui di peluncuran single terbarunya berjudul "Ayo Turu" di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019). 

Namun Zaskia sadar bahwa melangsungkan pernikahan tidaklah mudah. Pelantun "Bang Jono" itu mengaku masih menunggu kesiapan dirinya dan juga pasangannya. 

 "Enggak. kan jodoh dan nikah itu enggak segampang nyomot nasi ya, langsung makan makan. Jadi memang harus ada prosesnya, nanti kalau prosesnya sudah matang, baru gitu," kata Zaskia. Agen Poker Damqq

Zaskia mengaku sebenarnya dirinya sudah memiliki kekasih. Hanya saja, memang belum siap melangkah ke pelaminan. 

"Cuman kan kita belum ke sana arahnya. arahnya pasti ke sana sudah ngomongin, cuman kan belum matang. kalau sudah matang baru," ujar Zaskia lagi. 

Sayangnya, Zaskia masih merahasiakan nama sang kekasih. 

"Lihat aja nanti. He he he. Lebih dewasa harusnya," kata Zaskia. 

Terkait restu, Zaskia mengatakan orangtuanya menyerahkan kepadanya. "Kalau orangtua gimana anak aja," ucapnya.
Read more ...

24 Agustus 2019

Guo Jian menunjukkan dua lubang hidungnya yang tidak sama sebagai hasil dari operasi plastik yang dijalani. Dia terpaksa memakai masker karena merasa malu. Sebab, hidungnya jadi mirip salah satu karakter Avatar.

Beritapers.com - Seorang wanita di China mengaku sudah menghabiskan 7.000 poundsterling, sekitar Rp 122,7 juta, untuk operasi hidung. Namun, dia berakhir mirip karakter film Avatar. 

Perempuan bernama Guo Juan itu merasa malu ketika melihat ke cermin. Sebab, dia harus melihat dua lubang hidungnya memiliki ukuran yang tidak sama. 

Wanita berusia 28 tahun itu mengaku sudah menghabiskan banyak uang untuk operasi hidung sementara di saat bersamaan, dia juga memperbaiki kelopak matanya. 

Namun kini seperti diberitakan Daily Mirror Jumat (23/8/2019), Guo mengatakan dia harus menggunakan masker ke mana pun dia pergi untuk menutupi rasa malunya. 

Dalam enam bulan terakhir, Guo terlibat konflik dengan Klinik Kecantikan Jaho di Hefei, Provinsi Anhui, yang menangani prosedur operasi plastiknya. 

"Lihat, lubang hidung saya yang sebelah kiri lebih besar dari yang kanan. Bagaimana saya bisa menunjukkan muka saya yang seperti ini?" keluh Guo. 

Dia menuturkan hidungnya jadi terlihat panjang dan lancip. "Saya seperti salah satu karakter di film Avatar," tuturnya mengomentari lubang besar dan bulat. 

Dia mengisahkan awalnya hanya ingin mengubah kelopak mata. Namun, klinik membujuknya untuk melakukan prosedur hidung. Sebab, mereka merasa lubangnya terlalu besar. 

Zhou Ming, pejabat Kantor Inspeksi Kesehatan Hefei mengatakan, klinik kecantikan itu terdaftar secara resmi dan sudah memenuhi segala dokumen yang dibutuhkan. 

Zhou menjelaskan, pihaknya saat ini tengah menginvestigasi dugaan malpraktik yang dialami Guo. Tapi dia menyarankan Guo untuk menempuh jalur arbitrasi. 

Sementara juru bicara Klinik Kecantikan Jaho memaparkan, mereka berusaha untuk membuat klien cantik. Hanya, mereka mengaku tidak bisa memuaskan 100 persen. 
"Kecantikan sendiri juga obyektif. Jika pelanggan tidak puas, maka kami selalu memberi yang terbaik untuk memperbaiki ketidakpuasan mereka," ujar juru bicara tersebut. 


Read more ...

15 Juli 2019

Judi Online Semakin banyak, Polisi Tak Berdaya

Sejak beberapa bulan terakhir ini, pemerintah dan Polri sudah berhasil memblokir semua situs porno maupun situs-situs berbau terorisme. Tapi ironisnya, Polri masih tetap membiarkan situs judi beroperasi dengan bebas. Sehingga judi online marak di negeri ini.

BeritapersMenurut Neta, dari pantauan Indonesia IPW, judi online terlihat mulai marak di Indonesia.

"Sepertinya tidak ada upaya yang serius dari pemerintah maupun jajaran kepolisian untuk memberangus dan menutup perjudian online tersebut.  Apalagi menangkap bandar dan pemainnya. Padahal Polri punya unit patroli cyber yang bisa menciduk semua orang yang melakukan penyalahgunaan digital online," tandas Neta. 

Menurutnya, ketangguhan patroli cyber kepolisian sudah dibuktikan lewat berbagai penangkapan terhadap orang orang yang menyebar kabar hoax atau melakukan persekusi digital. Tapi anehnya patroli cyber kepolisian tak berdaya saat menghadapi bandar judi online.

"Saat ini Judi online yang marak mencakup judi bola, togel, jackpot, rolet, bakarat dll. Judi online ini tak ubahnya pemain berada di rumah judi dan bisa bertaruh sesukanya. Sementara uang taruhan maupun hasil kemenangan dibayarkan dengan cara ditransfer," ujarnya.

Jika Polri memang mau lanjutnya, tentu sangat mudah untuk memburu dan menangkap para bandar judi online maupun pemainnya, karena jejak digitalnya tidak bisa dihapus. Bahkan menangkap mereka jauh lebih mudah ketimbang menangkap bandar dan pemain di rumah judi zaman old. Pun sangat mudah untuk menutup dan memberangus judi online itu, jika pemerintah memang mau. 

"Tapi kenapa hal itu tidak dilakukan pemerintah dan Polri. Kenapa pemerintah dan Polri hanya memberangus situs-situs porno dan situs yang berbau terorisme. Apakah makin maraknya judi online ini ada kaitannya dengan Pemilu dan Pilpres 2019," terangnya.

Lebih lanjut Neta menduga ada pihak pihak tertentu yang memanfaatkan judi online untuk menyedot dana segar dari perjudian itu untuk kepentingan politik dan membiayai kegiatan politiknya. 

"Pertanyaan ini patut dilontarkan mengingat perputaran uang di perjudian cukup menggiurkan, sebab itu para bandar berani membayar setoran tinggi asal mereka dibiarkan beroperasi dengan aman. Untuk menghindari berbagai spekulasi ini, pemerintah dan Polri perlu menjelaskan, kenapa judi online dibiarkan marak dan tidak diberangus serta diblokir," lanjut Neta.

Lebih lanjut Neta menegaskan, kenapa pemerintah dan Polri bisa memberangus dan memblokir semua situs-situs porno dan situs terorisme, tapi kenapa tidak berdaya dalam menghadapi maraknya situs dan perjudian online, yang nyata-nyata melanggar Pasal 303 KUHP dan UU ITE. 

"Untuk itu IPW berharap Polri segera mengerahkan patroli cybernya untuk memburu para bandar judi online dan Kementerian Informasi dan Komunikasi segera menutup semua judi online di negeri ini," pungkas Neta.

Read more ...
Designed By