Breaking News

05 November 2019

Agen Togel dan bola Beromset Rp 7 Juta per Hari Ditangkap

Kasubdit III/Jahtanras AKBP Faisal Napitupulu dan Kanit VC Kompol Anggoro saat memaparkan para pelaku. 
Beritapers - Subdit III/Jahtanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut telah menangkap seorang agen togel dan bola bernama UN bin Abi (48) warga Jalan Musyawarah, Gang Sungai Mati, Kelurahan Brohol, Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi.

Dalam satu hari Un bin Abi mampu mengumpulkan omset hingga Rp 5-7 Juta.

"UN adalah bandar togel dan bola yang menerima pasangan dari sub agen dengan omset Rp 5-7 juta setiap hari. Pelaku kita tangkap dari rumahnya tanpa ada perlawanan," kata Kasubdit III/Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Faisal Napitupulu, Kamis (8/11/2019).

Dia mengatakan, saat menggeledah rumah UN, petugas mengamankan barang bukti berupa satu buku tafsir mimpi, satu kertas berisi judi togel, dua unit handphone merek Nokia, satu kalkulator serta uang sebesar Rp 200 ribu rupiah.

Selain UN, polisi juga menangkap Susanto alias Anto (40) warga Jalan Besar Pantai Labu, Desa Karang Anyer, Kecamatan Beringin, Deli Serdang. Anto ditangkap karena berprofesi sebagai sub agen judi toto gelap.

Faisal Napitupulu, mengatakan, Susanto merupakan sub agen togel yang beromset Rp 500 ribu perhari. Susanto melakukan perhitungan (rekap) melalui Handphone dan dan mengirimkanya kepada bandar.

"Setelah merekap Susanto melakukan penyetoran. Dari tangan Susanto pihaknya mengamankan Nokia dan uang tunai Rp 150 ribu rupiah," katanya.
Menurutnya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 303 KUHPidana dengan ancaman hukuman di atas lima tahun masuk penjara.
Read more ...

02 November 2019

Mengapa Diego Maradona Larang Pemainnya Gunakan Sepatu Warna Hijau?

Diego Maradona.

Beritapers - Legenda terkenal sepak bola asal Argentina, Diego Maradona, memang tidak bisa lepas dari kontroversi yang selalu ia buat.

Belum lama ini, Maradona yang kini melatih tim Liga Argentina, Gimnasia La Plata, menerapkan peraturan kontoversi berbau tahayul. 

Dilansir BolaSport.com dari Daily Star, Maradona melarang apa pun yang berwarna hijau di lingkungan tim, termasuk sepatu WoAW. 

Karena Maradona menganggap warna tersebut membawa sial atau tidak bagus untuk tim. Alhasil, para pemain satu-persatu terpaksa mengganti sepatu karena mayoritas dari mereka mengenakan alas kaki yang berwarna hijau. 

Peraturan ini begitu menarik dan kontroversial karena Maradona belum lama menjabat sebagai pelatih. Mantan pemain Napoli itu baru 58 hari menduduki kursi pelatih atau sejak awal September lalu. 

Setelah di telusuri, Maradona ternyata mengikuti peraturan Carlos Bilardo, pelatih yang telah membawa Argentina juara Piala Dunia tahun 1986. 

Tidak hanya masalah warna hijau, Maradona juga melarang pemain menggunakan nomor punggung 13 dan 17 di Gumnasia La Plata. Pelatih yang terkenal kontroversial ini selalu mempunyai trik dan strategi untuk menang.

Bersama Gimnasia La Plata, Maradona masih belum melihatkan taji seorang pelatih hebat. Maradona hanya mampu memberi dua kemenangan dari enam laga. Empat laga lainnya berakhir dengan kekalahan. 

Prestasi Maradona di dunia kepelatihan memang tidak sementereng saat menjadi pemain sepakbola.

Dikutip dari situs web Transfermarkt, Gumnasia La Plata adalah klub keenam yang dilatih Maradona. 

Sebelumnya, Maradona malang melintang ke berbagai penjuru dunia seperti Meksiko hingga Uni Emirat Arab. 

Namun, Maradona selalu mendapat rapot buruk sehingga masa jabatannya tidak pernah lebih dari satu tahun. 

Selain klub, Maradona juga pernah melatih timnas Argentina pada tahun 2008 - 2010. 

Pria yang terkenal dengan istilah gol tangan tuhan itu hanya bisa membawa Argentina hingga babak perempat final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
Read more ...

26 September 2019

Bandar Besar Judi Togel Ditangkap di Bekasi

Ilustrasi judi togel
Beritapers.comSeorang bandar judi togel Hongkong berinisial RY alias E (55) dibekuk polisi di depan rumahnya sendiri di Kampung Pondok Benda RT 03/04, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Senin (5/8/2019) malam. 

Sebelumnya, warga yang mengaku resah akibat keberadaan E yang kerap menawarkan kupon togel Damqq melaporkannya ke polisi. 

"Informasi dari masyarakat bahwa di sana ada seseorang yang melakukan perjudian dengan  cara menjual kupon judi togel," ujar Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari saat dikonfirmasi, Rabu (7/8/2019).

Erna menyebut, usai memperoleh laporan dari warga, polisi melakukan observasi di sekitar kediaman E. Saat ditelusuri, polisi menangkap basah E yang tengah merekap nomor togel ke dalam buku catatan di teras rumahnya. 

"Kejadian penangkapan Senin (5/8/2019) jam 21.00, di teras rumah pelaku," kata Erna. 

E pun langsung digelandang ke Polsek Jatiasih, lengkap bersama beberapa barang bukti, yakni buku tulis dan pulpen untuk merekap nomor togel dan 6 lembar potongan kertas kecil bertuliskan nomor pasangan togel, serta uang tunai Rp 309.000. 

"Tersangka E dijerat dengan pasal 303 ayat (1) KUHP tentang perjudian. Ancaman maksimalnya 5 tahun kurungan," kata Erna.





Read more ...

24 September 2019

Raja Poker Asal Medan Bawa Uang 28 Miliar dari AS Buka Pengobatan Gratis

Johan Juanda, Raja Judi Poker Dunia 

Beritapers.com - Apakah judi bisa dijadikan suatu profesi yang menjanjikan? Kebanyakan orang mungkin akan menjawab tidak bisa, namun hal tersebut tak berlaku bagi John Juanda. Bagi pria asal Medan, Sumut, yang pernah menjadi ikon poker dunia tersebut, judi bisa jadi profesi bila dilakukan dengan profesional.

Nama John Juanda pada tahun 2014 lalu pernah menjadi pembicaraan hangat lantaran prestasinya menjuarai World Series of Poker (WSOP). Menurut Pokernews.com, John Juanda tak hanya sekali menjuarai WSOP tapi sudah lima kali, yaitu pada tahun 2002, 2003, 2008, 2011, dan terakhir 2014. Dari prestasinya menjuarai lima kali WSOP, John mendapatkan hadiah total USD 2.330.926 atau sekitar Rp 28 milliar.

Kuliah S2 di Seattle University

John Juanda pada tahun 1996 menamatkan pendidikan S2 di Seattle University, Amerika Serikat. Semasa kuliah S2 itulah John mengisi waktu luang kuliahnya untuk berjudi poker di kasino yang berlokasi tidak jauh dari kampus Seattle University.

Pada tahun 1999, John Juanda mengikuti kejuaraan WSOP pertamanya, saat itu dia berhasil menduduki peringkat kesembilan dan mendapatkan hadiah uang sebesar USD 1.500. Berawal dari sanalah, pria kelahiran 8 Juli 1971 ini memutuskan untuk menjadi penjudi profesional.

Nama John Juanda di dunia Poker sangat disegani, bahkan dalam World Series of Poker (WSOP) yang berlangsung di Inggirs tahun 2008 silam, dalam semalam John bisa mendapatkan uang senilai Rp 19 miliar, sebuah pencapaian yang bikin iri para penjudi-penjudi profesional lainnya.

Jauhi alkohol

Kartu remi dan permainan poker sudah membekas di ingatan John Juanda sejak kecil. Sebab, sulung dari empat bersaudara ini sering melihat ayahnya bermain berjudi. Seperti dikutip Goldsea.com, hal yang paling diingatnya adalah kebiasaan ayahnya yang selalu menenggak minuman beralkohol ketika sedang berjudi. Akibatnya, sang ayah kerap menelan kekalahan. Kenangan buruk tersebut membuat Juanda tidak pernah meminum alkohol saat bertanding poker. Uniknya, meskipun tidak minum, pria yang memiliki sebutan ‘JJ’ ini tetap memesan minuman. Minuman tersebut kemudian diberikan kepada lawannya.

Mengenal Poker saat Kuliah

Juanda mulai mengenal permainan poker saat dia menempuh perjalanan ke Amerika untuk melanjutkan pendidikan S1 pada 1990. Di atas pesawat, teman sebangkunya mengenalkan permainan yang menggunakan kartu remi tersebut. Setelah menamatkan pendidikan S1 di Oklahoma State, dia kemudian melanjutkan S2 di Seattle University. Setelah mendapatkan gelar MBA pada 1996, Juanda memilih poker sebagai mata pencariannya.

Turnamen profesional Domino

John Juanda tercatat mulai mengikuti turnamen poker profesional sejak 1999. Pada saat itu, dia mencatatkan namanya di urutan ke sembilan turnamen World Series of Poker (WSOP) di Amerika. Di turnamen yang telah dimenangkannya sebanyak lima kali tersebut, Juanda berhak atas juara sebesar USD 15.000

Empat bulan kemudian, di turnamen yang sama, dia finish di urutan ke tujuh dan berhak atas hadiah USD 399.600. Selama musim panas tahun 2000, Juanda menjadikan dirinya sebagai rising star dalam turnamen poker profesional saat dia berhasil finish sebanyak enam kali. Pada turnamen US Poker Championship di Kota Atlantic, dia berhasil finish di urutan kedua dan berhak atas uang tunai sebesar USD 159 ribu. John Juanda mengakui jika semua kemenangannya di turnamen poker seluruh dunia tidak lepas dari campur tangan Tuhan. 

Karena itu pula, sebagai bentuk terima kasih, dia berencana menyediakan perawatan medis gratis bagi masyarakat saat dirinya pensiun bermain poker nanti. Rencananya, uang yang didapatkan bisa membantu sesama umat manusia yang membutuhkan bantuannya terutama soal pengobatan gratis.
Read more ...

13 September 2019

Penyanyi dangdut Zaskia Gotik ditemui di peluncuran single terbarunya berjudul Ayo Turu saat ditemui di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019)
Beritapers.com - Sukses berkarier, penyanyi dangdut Zaskia Gotik rupanya masih memiliki keinginan yang belum terwujud, yakni memiliki Suami. 

"Yang mau dicapai, ya itu. Pengin nabung sama pengin punya suami," ujar Zaskia saat ditemui di peluncuran single terbarunya berjudul "Ayo Turu" di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019). 

Namun Zaskia sadar bahwa melangsungkan pernikahan tidaklah mudah. Pelantun "Bang Jono" itu mengaku masih menunggu kesiapan dirinya dan juga pasangannya. 

 "Enggak. kan jodoh dan nikah itu enggak segampang nyomot nasi ya, langsung makan makan. Jadi memang harus ada prosesnya, nanti kalau prosesnya sudah matang, baru gitu," kata Zaskia. Agen Poker Damqq

Zaskia mengaku sebenarnya dirinya sudah memiliki kekasih. Hanya saja, memang belum siap melangkah ke pelaminan. 

"Cuman kan kita belum ke sana arahnya. arahnya pasti ke sana sudah ngomongin, cuman kan belum matang. kalau sudah matang baru," ujar Zaskia lagi. 

Sayangnya, Zaskia masih merahasiakan nama sang kekasih. 

"Lihat aja nanti. He he he. Lebih dewasa harusnya," kata Zaskia. 

Terkait restu, Zaskia mengatakan orangtuanya menyerahkan kepadanya. "Kalau orangtua gimana anak aja," ucapnya.
Read more ...
Designed By