Breaking News

16 Januari 2018

Bukan Jasa Ranjang Saja, Tetapi Sang Gigolo Juga Ladeni Permintaan Aneh Berikut, Simak!

Jake Ryan, pria panggilan yang mengklaim siap memberikan apa pun yang diinginkan wanita. 
FLUSHcom - Kehidupan manusia memiliki persoalan yang berbeda dan beragam.

Termasuk salah satunya kehidupan pribadi, seks dan kasih sayang.

Umumnya, secara normal baik pria maupun wanita mendapatkan dua kebutuhan itu melalui jenjang pernikahan.

Baik secara terang-terangan atau sembunyi, ada wanita atau pria yang memanfaatkan jasa orang lain untuk kepuasaan tersebut .

Seorang pria yang kesepian akan mencari wanita cantik dan seksi untuk menemani dirinya.

Bahkan sampai ada yang berlanjut sampai ke jenjang yang lebih serius yaitu pernikahan.

Lantaran keduanya terlanjur jatuh cinta dan merasa cocok satu sama lain.

Namun, tak sedikit pula yang menjadikan wanita tersebut hiburan nafsu belaka.

Nah, ada pula justru wanita yang mencari pria lain untuk memuaskan kehidupannya seksualnya.

Baik untuk urusan ranjang maupun kepuasan batin.

Tak jarang wanita baik sudah menikah atau hidup sendiri mencari pelampiasan dengan pria yang bukan suami sahnya.

Pulau Bali menjadi satu-satunya  di antara destinasi wisata favorit bagi para turis mancanegara.

Biasanya, daerah pantai menjadi tempat yang paling banyak dikunjungi para wisatawan.

Tak sedikit, orang memilih pergi ke Bali untuk berlibur, mencari suasana romantis di waktu senja bersama kekasih tercinta.

Menikmati indahnya matahari terbenam di pantai, memang menjadi momen yang paling dinantikan bagi setiap pasangan.

Bahkan, bagi yang tak memiliki pasangan, mereka masih bisa menikmatinya berdua bersama pacar sewaan atau selingkuhan.

Hal itu sebagaimana diungkapkan seorang lelaki yang bekerja sebagai pacar sewaan.

Dilansir dari laman Daily Mail, dia adalah Steve yang kini berusia 25 tahun.

Dia mengaku sering kali mendapatkan klien seorang wanita yang merupakan turis mancanegara.

Mayoritas kliennya berusia 30 tahun sampai 40 tahun.

Wanita kesepian itu berasal dari berbagai negara, antara lain Australia, Jepang, Korea, Belanda dan beberapa negara Eropa lainnya.

Dia berujar bahwa dirinya kerap ditawarkan wanita lebih dari sekadar seorang pasangan suami istri kepada kliennya.

Steve tak butuh waktu banyak untuk bertemu kliennya di sebuah hotel.

Menurutnya, para kliennya menginginkan perhatian khusus dan perlakuan romantis dari dirinya.

"Mereka benar-benar ingin seseorang bisa memahami tentang bagaimana perasaan mereka," ujar Steve, sebagaimana dikutip dari Daily Mail.

"Ini bukan hanya tentang kepuasan seksual," tambahnya.

Steve tidak menetapkan tarif kepada semua pelanggannya.

Sebab, dirinya ingin membuat pelanggannya merasa benar-benar nyaman dan puas bersamanya.

Hanya saja, Steve ingin para pelanggannya membiayai dirinya saat kencan, seperti makan malam, naik taksi, dan sebagainya.

"Saya tidak mengharapkan uang, saya tidak peduli dengan uang," katanya yang penting kita berdua sama-sama senang.

"Mereka bisa memutuskan berapa bayarannya, kalau mau bayar. Bagi saya, lebih menyenangkan jika Anda tidak memikirkan uang," sambung Steve.

Steve mengatakan, dia telah belajar bahwa banyak wanita ingin dimanjakan.

Tetapi tidak dengan hadiah mahal atau perjalanan eksotis.

"Mereka ingin dimanjakan dengan perhatian, dengan sentuhan. Mereka hanya ingin lebih banyak perhatian, dan memperlakukan mereka dengan kasih sayang yang tulus," ucap Steve.

Steve kerap melakukan aktivitas di pinggir pantai, seraya berpegangan tangan dengan kliennya saat matahari terbenam.

Tak hanya itu, dia pun tak jarang mendengarkan curhatan kliennya mengenai perselingkuhan pasangannya.

Atau perlakuan pasangan kliennya yang tidak romantis.

"Saya mendengarkan mereka lebih banyak, saya memberi mereka perhatian lebih, dan saya memperlakukan mereka dengan penuh kasih sayang," katanya.

"Mereka hanya ingin ada kebebasan untuk membicarakan sesuatu karena beberapa dari mereka tidak memiliki kebebasan semacam itu dalam berhubungan," tandas Steve. 



Designed By