Breaking News

24 Agustus 2019

Guo Jian menunjukkan dua lubang hidungnya yang tidak sama sebagai hasil dari operasi plastik yang dijalani. Dia terpaksa memakai masker karena merasa malu. Sebab, hidungnya jadi mirip salah satu karakter Avatar.

Beritapers.com - Seorang wanita di China mengaku sudah menghabiskan 7.000 poundsterling, sekitar Rp 122,7 juta, untuk operasi hidung. Namun, dia berakhir mirip karakter film Avatar. 

Perempuan bernama Guo Juan itu merasa malu ketika melihat ke cermin. Sebab, dia harus melihat dua lubang hidungnya memiliki ukuran yang tidak sama. 

Wanita berusia 28 tahun itu mengaku sudah menghabiskan banyak uang untuk operasi hidung sementara di saat bersamaan, dia juga memperbaiki kelopak matanya. 

Namun kini seperti diberitakan Daily Mirror Jumat (23/8/2019), Guo mengatakan dia harus menggunakan masker ke mana pun dia pergi untuk menutupi rasa malunya. 

Dalam enam bulan terakhir, Guo terlibat konflik dengan Klinik Kecantikan Jaho di Hefei, Provinsi Anhui, yang menangani prosedur operasi plastiknya. 

"Lihat, lubang hidung saya yang sebelah kiri lebih besar dari yang kanan. Bagaimana saya bisa menunjukkan muka saya yang seperti ini?" keluh Guo. 

Dia menuturkan hidungnya jadi terlihat panjang dan lancip. "Saya seperti salah satu karakter di film Avatar," tuturnya mengomentari lubang besar dan bulat. 

Dia mengisahkan awalnya hanya ingin mengubah kelopak mata. Namun, klinik membujuknya untuk melakukan prosedur hidung. Sebab, mereka merasa lubangnya terlalu besar. 

Zhou Ming, pejabat Kantor Inspeksi Kesehatan Hefei mengatakan, klinik kecantikan itu terdaftar secara resmi dan sudah memenuhi segala dokumen yang dibutuhkan. 

Zhou menjelaskan, pihaknya saat ini tengah menginvestigasi dugaan malpraktik yang dialami Guo. Tapi dia menyarankan Guo untuk menempuh jalur arbitrasi. 

Sementara juru bicara Klinik Kecantikan Jaho memaparkan, mereka berusaha untuk membuat klien cantik. Hanya, mereka mengaku tidak bisa memuaskan 100 persen. 
"Kecantikan sendiri juga obyektif. Jika pelanggan tidak puas, maka kami selalu memberi yang terbaik untuk memperbaiki ketidakpuasan mereka," ujar juru bicara tersebut. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Designed By